Suatu Kisah selalu memiliki berbagai makna didalamnya... Akan ada beda apabila kita melihatnya dari setiap sisi... Maknailah suatu hal menurut kepercayaan diri masing-masing... Bukan Menurut Ia atau Mereka... Mencari Kebenaran ditengah Arus Gelombang Dashyat Perubahan suatu Peradaban.....

Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 April 2011

Laksamana Cheng Ho



Masa kecil laksamana cheng ho
Walaupun tidak banyak catatan yang bisa menggambarkan masa kecil laksamana cheng ho, namun diketahui bahwa ia dilahirkan sekitar tahun 1371 di propinsi Yunan. Ada artikel juga menyebutkan lebih spesifik yaitu di Hodai, sebuah kampung di Daerah Bao San.
Orang tuanya memberi nama Ma he, sedangkan Ma San po ( dialek fujian bisa diucapkan Sam Po, Sam Po) merupakan nama kecil dari Laksamana Cheng ho. Ia dilahirkan sebagai anak kedua dari pasangan Ma Hazhi dan Wen ibunya. Sebagai orang hui, yaitu etnis china yang sebagian besar adalah muslim, Cheng ho sejak kecil sudah memeluk agama islam. Baik kakeknya dan ayahnya sudah menunaikan rukun haji. Seperti diketahui kata hazhi dalam dialek mandarin mengacu pada kata Haji.
Saat dinasti Ming menguasai Yunnan dari dinasti Yuan ( bangsa Mongol ), banyak pemuda yang ditangkap dan dijadikan kasim di Nanjing. mahe yang saat itu berumur 11 tahun pun diabdikan ke Raja Zhu di istana beiping ( sekarang beijing ).



Sunan Kalijaga

Raden. Mas Syahid atau yang kemudian dikenal dengan sebutan Sunan Kalijaga., adalah putera dari Ki Tumenggung Wilatika, bupati Tuban, ada pula yang mengatakan, bahwa nama lengkap ayah Sunan Kalijaga adalah Raden Sabur Tumenggung Wilatika, dikatakan dalam riwayat, bahwa dalam perkawinannya dengan Dewi Saroh Binti Maulana Ishak, Sunan Kalijaga juga memperoleh 3 orang putera, masing-masing : .R. Umar Said (Sunan Muria), Dewi Rakayuh dan Dewi Sofiah.